Filipina Umumkan Bencana Nasional

Ilustrasi: Polisi mengevakuasi warga yang menjadi korban banjir bandang yang dipicu badai tropis Washi, di Filipina Selatan, Sabtu (17/12/2011).

strong>MANILA, KOMPAS.com — Pemerintah Filipina akhirnya mengumumkan status bencana nasional setelah banjir dan tanah longsor menyebabkan jatuhnya korban hampir 1.000 orang. Bencana yang dipicu badai Washi tersebut juga menyebabkan puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal.

“Prioritas pertama adalah merelokasi ke area yang tidak lagi membahayakan mereka,” kata Presiden Benigno Aquino, Selasa (20/12/2011), dalam pertemuan di Cagayan de Oro. Ia berjanji pemerintah akan berusaha mencegah jatuhnya korban sekecil mungkin jika terjadi bencana sebesar ini lagi.

Badai Washi yang menghantam Filipina, Sabtu (17/12/2011) lalu, menyebabkan luapan banjir bandang dan longsor di berbagai wilayah. Data terakhir yang dilansir Badan Bencana Nasional Filipina menyebutkan, jumlah korban tewas sudah 957 orang dan hilang 49 orang. Total korban 338.000 orang di 13 provinsi dengan 43.000 orang masih mengungsi. Daerah yang paling parah terkena dampak ada di dua kota, yakni kota Cagayan de Oro dan Iligan di wilayah Mindanao.

Juru bicara Aquino, Ricky Carandang, mengatakan, dengan diumumkannya status bencana nasional, pihaknya lebih leluasa membuka bantuan dari luar. Selain penyaluran bantuan dan rehabilitasi, salah satu hal yang juga menjadi perhatian adalah antisipasi penyebaran penyakit pascabencana.

Posted on Desember 21, 2011, in Asia, International News. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: