Arema Indonesia Berhentikan Wolfgang Pikal

Asisten pelatih Timnas sepak bola Indonesia, Wolfgang Pikal dikediamannya Aburizal Bakrie, Jakarta, Senin (20/12).

VIVAnews – Manajamen Arema Indonesia yang berlaga di Liga Super Indonesia (ISL) 2011-12 akhirnya memberhentikan pelatih kepala Wolfgang Pikal. Selanjutnya tim berjuluk Singo Edan ini untuk sementara akan ditangani oleh asisten pelatih Djoko Susilo.

Keputusan manajamen tak lepas dari desakan Aremania -pendukung Arema Indonesia- yang sempat menggelar demonstrasi pasca laga lawan Persiram Raja Ampat, Rabu, 4 Januari 2012. Pada pertandingan ini, Singo Edan dipaksa bermain imbang 2-2.

Arema sendiri baru tampil empat kali di pentas ISL musim ini. Dari 4 laga ini, Arema menderita tiga kekalahan dan baru berhasil merebut satu hasil imbang. Aremania tidak terima dengan hasil ini dan meminta manajamen memberhentikan Pikal.

Sunavip mengaku telah bertemu dengan Pikal usai latihan pagi tadi. Manajamen lalu menyampaikan keputusan mereka untuk melepas Pikal setelah mendapat desakan dari suporter yang selama ini telah memberikan banyak kontribusi bagi Singo Edan.

Selanjutnya manajamen pun menunjuk asisten pelatih Djoko Susilo untuk menempati posisi Pikal. Djoko yang belum mengantongi lisensi AFC akan ditugaskan sebagai pelatih sementara dengan dibantu dua asistennya, yakni Dwis Sasmianto dan Kuncoro.

Persiapan Arema sendiri dalam menghadapi musim ini tergolong mepet. Bagaimana tidak, susunan pemain Arema baru terbentuk pada 4 Desember 2011. Sedangkan Singo Edan sudah harus melakoni laga perdana ISL musim ini dua hari kemudian (6 Desember).

Pikal sudah berusaha maksimal untuk memperbaiki penampilan timnya. “Tapi Progres report ini tidak bisa diterima oleh teman -teman Aremania, mereka berharap bahwa timnya harus menang,” kata Manajer Arema, Sunavip Ra Indrata, Kamis, 5 Januari 2012.

Sementara itu, Pikal saat dihubungi lewat pesan singkatnya kepada VIVAnews membenarkan pertemuan dengan manajamen Arema. Dia juga menyampaikan permintaan maafnya kepada Aremania.  “Saya mundur karena desakan suporter aremania,” katanya.

Posted on Januari 7, 2012, in Sepakbola. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: