Kapolri-Kapolda Sulteng Didesak Meminta Maaf pada Keluarga AAL

Metrotvnews.com, Palu: Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo dan Kepala Polda Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal Polisi Dewa Parsana didesak melakukan permohonan maaf secara institusi kepada keluarga AAL. Desakan permintaan maaf itu terkait kasus penganiayaan yang dilakukan dua anggota polisi Palu, Briptu Simson Sipayung dan Briptu Ahmad Rusdi Harahap.

Desakan itu disampaikan Ketua Tim Penasehat Hukum AAl, Elvis Katuwu di Palu, Jumat (6/1). Desakan itu muncul setelah putusan sidang disiplin kedua anggota polisi yang dinyatakan terbukti melakukan penganiayaan terhadap AAL, siswa sebuah sekolah kejuruan yang divonis mencuri sandal jepit.

Menurut Elvis, secara institusi kepolisian, baik Kapolri maupun Kapolda Sulawesi Tengah, harus meminta maaf kepada pihak keluarga secara langsung dan terbuka di rumah AAL. Hal ini dilakukan karena kedua anggota polisi tersebut terbukti bersalah dalam sidang disiplin Polri.

Terkait pernyataan Kapolda Sulawesi Tengah dan Mabes Polri bahwa AAL telah terlibat kasus pencurian sandal sebanyak enam kali, Elvis menilai wajar karena laporan itu dari bawahan, bukan fakta yang dilihat langsung.

Elvis menjelaskan, pencurian sandal yang disampaikan Mabes Polsi merupakan informasi yang keliru dan merupakan pembohongan publik. Karena AAL tidak pernah melakukan pencurian sebanyak enam kali. AAL hanya memungut sandal butut. Itu terbukti dalam sidang bahwa barang bukti yang diajukan tidak sesuai fakta.

Posted on Januari 8, 2012, in Hukum, Local News, National News. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: