Kisah Ontlametse Phalatse, Bocah Afrika Selatan Penderita Penuaan Dini

JOHANNESBURG – Seorang bocah berkulit hitam menamakan dirinya sebagai nyonya gedung putih (ibu negara). Bocah berusia 12 tahun ini menderita Hutchinson-Gilford Progeria Syndrome (HGPS) yang membuat dirinya tampak terlihat tua.

Ontlametse Phalatse, bocah perempuan berusia 12 tahun ini sebelumnya juga dinyatakan tidak akan memiliki umur panjang, namun bocah itu tetap bermimpi akan masa depannya. Ontlametse juga dinyatakan sebagai bocah kulit hitam pertama yang menderita penyakit HGPS.

“Saya memanggil diri saya sebagai ibu negara karena saya adalah bocah kulit hitam pertama yang menderita penyakit HGPS. Apakah seluruh bocah kulit hitam mengerti penyakit ini?” ujar Ontlametse, seperti dikutip Associated Press, Jumat (9/9/2011).

HGPS atau yang sering disebut sebagai penuaan prematur merupakan penyakit genetik langka dan fatal. Seorang penderita HGPS lahir dalam wujud seperti orang tua, sel-sel penderita HGPS juga sangat lemah.

Pertumbuhan penderita HGPS terbalik, dirinya yang tampak tua saat lahir, lama kelamaan akan terlihat muda saat tumbuh dewasa. Hingga saat ini, belum ada yang mengetahui berapa bocah di dunia ini yang menderita penyakit genetik ini.

Menurut Direktur Yayasan Penelitian Progeria, Audrey Gordon, hanya dua orang bocah Afrika yang menderita penyakit HGPS. Kedua bocah itu hidup di Afrika Selatan, salah satunya adalah Ontlametse dan seorang gadis kulit putih berusia lima tahun.

Ibu Ontlametse, Bellon Phalatse, menyatakan, saat lahir Ontlametse tampak normal namun dirinya sadar akan sesuatu yang ganjil pada putrinya. Bellon mengira putrinya menderita sakit kulit saat berusia tiga tahun.

Sebelum Ontlametse merayakan ulang tahunnya yang pertama, rambutnya rontok dan kukunya tampak seperti orang tua. Ontlametse akhirnya dibawa ke doktor dan dinyatakan menderita penuaan dini (HGPS), ayah Ontlametse dikabarkan mengabaikan keluarganya saat putrinya berusia tiga tahun.

Meski menderita penyakit aneh tersebut, Ontlametse tetap bersekolah dan dirinya sering mendapat cemooh dari kawannya, guru dan orang lain karena tubuhnya sangat kecil dan kurus. Beberapa orang mengira bocah malang itu menderita AIDS.

Ontlametse menyatakan, dirinya memiliki hanya dua orang teman, namun dirinya tak terganggu dengan ketidak ramahan rekan-rekannya di sekolah.

Penyakit HGPS diceritakan dalam film yang berjudul The Curious Case of Benjamin Buttons. Dalam film yang dibintangi Brad Pitt tersebut, tampak seorang penderita HGPS, Benjamin, lahir dalam wujud seperti seorang kakek yang lumpuh pada saat masih balita. Saat dewasa, Benjamin makin tampak muda dan gagah. Benjamin pun meninggal dunia dalam wujud bayi.

Posted on Januari 14, 2012, in About Human Life, Africa, Info-Info, International News. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: