Guru dan Teman Tak Anggap AAL Curi Sandal

AAL (15), memegang sepasang sandal jepit hitam bermerek Eiger yang akan diberikan kepada anggota Brimob Sulawesi Tengah, Briptu Ahmad Rusdi Harahap. Dari kiri ke kanan : Pengacara AAL, Elvis Katu, orang tua AAl Albert, AAL, dan Ketua Komnas Anak Aris Merdeka Sirait.

PALU, KOMPAS.com – SMK Negeri 3 Palu akan menerima kembali AAL, pelajar yang dinyatakan bersalah dalam kasus pencurian sandal jepit di Palu, Sulawesi Tengah. AAL akan mendapat pembinaan khusus untuk mengembalikan kondisi psikologisnya yang terguncang akibat kasus tersebut.

“Tidak ada masalah. Yang penting bersangkutan mau kembali masuk sekolah,” kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Negeri 3 Palu Tukimin Abdul Hadi, Jumat (20/1/2012) di Palu.

Hadi mengatakan, orangtua AAL telah meminta izin tidak masuk sekolah untuk anaknya selama siswa kelas X-C itu menjalani proses hukum. Hadi mengatakan, sekolah memberikan izin selama jangka waktu tidak ditentukan kepada siswanya tersebut untuk mengikuti proses hukum sampai selesai. Namun, setelah persidangannya selesai, remaja berusia 15 tahun itu belum juga kembali masuk sekolah.

Hadi berharap AAL dapat kembali bersekolah dan menyelesaikan pendidikannya. Meskipun demikian, ia menyerahkan kelanjutan studi AAL kepada siswa yang bersangkutan dan orangtuanya. Sekolah tidak memiliki hak untuk menahan atau memaksa siswa apabila ingin keluar atau pindah ke sekolah lain.

Para guru di SMK Negeri 3 Palu juga mempersiapkan pembinaan khusus kepada AAL karena siswa tersebut mengalami guncangan psikis dan mentDal. i mata guru-guru dan murid-murid lain, AAL tidak pernah terlibat atau menunjukkan perilaku buruk. “Kami (sekolah) tidak pernah menganggap bahwa AAL mencuri (sandal),” kata Hadi.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palu, Rabu (4/1/2012), AAL divonis bersalah dalam kasus pencurian sandal jepit milik seorang anggota polisi.
Hakim Romel Tambubolan tidak menjatuhkan hukuman kurungan penjara kepada AAL, tetapi mengembalikan terdakwa kepada orangtuanya untuk mendapatkan pembinaan.

Posted on Januari 21, 2012, in Berita Daerah, Hukum, Local News, National News. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: