Delapan Orang Tewas Tertabrak di Tugu Tani GAMBIR

Kecelakaan Xenia yang menewaskan delapan orang juga menghancurkan halte di depan Kantor Kementerian Perdagangan.

JAKARTA, KOMPAS.com – Delapan orang pejalan kaki tewas tertabrak mobil Daihatsu Xenia berwarna hitam di Jalan MI Ridwan Rais, Tugu Tani, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (22/1/2012) sekitar pukul 11.00 WIB.

Seorang petugas Polsek Metro Gambir Jakarta Pusat, Aiptu Afrizal mengatakan korban pejalan kaki yang tewas tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Berdasarkan informasi dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, empat korban luka lainnya dibawa ke RSPAD.

NAMA-NAMA KORBAN :

Berikut nama-nama korban yang dihimpun dari kepolisian.

  1. Ujai (15),
  2. Firmansyah (21),
  3. Suyatmi (51),
  4. Pipit Alfia Fitriasih (18),
  5. Ari (16),
  6. Yusuf Sigit (2,5) dan
  7. Nani Riyanti (25).
  8. Satu jenasah lagi belum teridentifikasi identitasnya.

Sedangkan daftar empat korban kritis yang berada di RSPAD Gatot Subroto adalah,

  1. M. Akbar (22),
  2. Vanny (9),
  3. Indra (11) dan
  4. Siti (30).

Berdasarkan informasi, ada satu korban yang kritis di RSPAD Gatot Subroto, namun belum diketahui jelas identitas korban tersebut.

Sedikitnya delapan orang tewas dan empat lainnya luka usai ditabrak Mobil Xenia Hitam B 2479 XI yang dikendarai Avriyani Susanti (29) bersama 3 penumpang lainnya. Kecelakaan terjadi di depan Kantor Pelayanan Pajak, sebelah Kementerian Perdagangan, Jl Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Minggu (22/1), sekitar pukul 11.00 WIB.

KRONOLOGI

Mobila Daihatsu Xenia menabrak delapan orang pejalan kaki hingga tewas dan empat lainnya luka, di Jalan MI Ridwan Rais, Tugu Tani, Gambir, Jakarta Pusat, pada Minggu (22/1/2012) pukul 11.00 ini. Sebelum menabrak, mobil itu sempat melaju dengan kecepatan tinggi sampai akhirnya oleng dan menabrak 12 orang itu.

Demikian disampaikan salah seorang saksi mata, Suwarto (54), Minggu (22/1/2012), saat dimintai keterangan oleh unit kecelakaan Polda Metro Jaya, Minggu (22/1/2012). “Mobil itu bukan ngebut lagi tapi sangat kencang dan sempat oleng zig-zag gitu,” ucap Suwarto yang sedang menunggu proses pemeriksaan.

Suwarto menjelaskan bahwa mobil itu datang dari arah Gambir menuju ke Tugu Tani. Saat mendekati Tugu Tani, mobil itu oleng kehilangan kendali. Saat hilang kendali, mobil kemudian menabrak para pejalan kaki yang sedang ada di trotoar.

“Mobil nyamber pertama tiga orang, terus sekelompok lagi, terus sekelompok orang lagi. Sampai akhirnya menabrak lagi halte di situ ada anak, ibu-ibu, dan remaja. Semuanya abis pulang dari Monas, mereka ada di trotoar, bukannya nyeberang,” papar Suwarto.

Setelah menabrak halte, mobil ternyata tidak berhenti juga. Mobil itu lalu meringsek masuk ke halaman Kementerian Perdagangan. “Saat masuk ke kantor kementerian aja, mobil itu membuat dua orang lagi terpental,” tutur Suwarto. Akhirnya, usai masuk kantor kementerian, mobil itu berhenti juga.

Suwarto adalah salah satu pejalan kaki yang beruntung selamat dari kecelakaan maut ini. Padahal, orang-orang sekitarnya sudah terpental dan ada pula seorang anak kecil yang terseret di bawah badan mobil. “Setelah kejadian, saya gemetaran. Ini semua pertolongan yang Maha Kuasa, saya berhasil menghindar. Ini kejadian paling mengerikan,” kata Suwarto.

Dikatakannya, usai kecelakaan itu, sebagian besar korban tak bergerak. “Semua tewas di tempat. Yang saya tahu ada enam yang tewas di tempat ada lagi yang sempat dibawa ke rumah sakit. Saya pegangi anak kecil itu sudah nggak bergerak,” ungkap Suwarto yang tampak masih syok akan kejadian itu.

Posted on Januari 22, 2012, in Berita Daerah, National News. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: