Lyon Menang Tipis atas APOEL

AFP

Bersama Lisandro Lopez (kanan), penyerang Lyon Alexandre Lacazette (kiri), merayakan golnya ke gawang APOEL Nicosia, pada pertandingan leg pertama 16 besar Liga Champions, di Stade de Gerland, Selasa (14/2/2012).

LYON, KOMPAS.com — Olympique Lyonnais berhasil menang 1-0 atas APOEL Nicosia pada babak 16 besar Liga Champions, Selasa (14/2/2012). Gol semata wayang Lyon diciptakan oleh Alexandre Lacazette pada menit ke-58.

Lyon mencoba mengendalikan permainan semenjak menit-menit awal. Ancaman pertama datang dari kaki Kim Kallstrom pada menit kesembilan. Namun, usaha tersebut belum membuahkan hasil setelah tembakan yang dilepaskan Kallstrom dari luar kotak penalti berhasil dimentahkan kiper APOEL, Dionisis Chiotis.

Berselang sembilan menit, giliran Ederson yang melepaskan ancaman ke gawang APOEL. Lagi-lagi Dionisis berhasil mengamankan gawangnya setelah berhasil menguasai bola.

Setelah itu, APOEL praktis menguasai bola. Mereka terus membombardir lini pertahanan lawan. Bahkan, tercatat ada dua peluang emas yang diciptakan Lyon jelang turun minum. Sayangnya, tembakan Ederson dan Lisandro gagal mengenai sasaran.

Selama babak pertama, Lyon menguasai pertandingan sekitar 66 persen dengan melepaskan tiga tembakan tepat ke gawang dari 13 percobaan. Sementara APOEL sama sekali tidak melepaskan ancaman.

Seusai turun minum, Lyon kembali mengendalikan permainan. Tim besutan Remi Garde tersebut akhirnya mampu unggul terlebih dulu berkat gol yang diciptakan Alexandre Lacazette pada menit ke-58. Lacazette berhasil menaklukkan Dionisis setelah memaksimalkan umpan yang dilepaskan Chris.

Lyon yang sudah unggul 1-0 tidak menurunkan intensitas serangannya. Mereka terus menekan lawannya. Pelatih Lyon, Remi Garde, pun menambah daya ledak timnya dengan memasukkan Yoan Gourcuff pada menit ke-71.

Gourcuff nyaris menggandakan keunggulan timnya jika saja tandukannya yang memanfaatkan umpan silang Michael Bastos tidak melebar pada menit ke-77.

Tak peduli dengan kegagalan tersebut, Lyon terus berusaha mencari peluang mencetak gol. Namun sayang, tidak ada satu pun dari sejumlah peluang yang mampu dikonversi gol. Alhasil, Lyon harus menutup pertandingan ini dengan kemenangan 1-0.

Selama 90 menit, Lyon menguasai bola sekitar 65 persen dengan melepaskan lima tembakan tepat ke gawang dari 18 kali usaha. Sementara APOEL sama sekali tidak melepaskan ancaman.

Susunan Pemain

Olympique Lyonnais: 1-Hugo Lloris; 3-Cris, 4-Bakari Koné, 20-Aly Cissokho, 13-Anthony Reveillere; 6-Kim Kallstrom, 21-Maxime Gonalons, 11-Michel Bastos, 17-Alexandre Lacazette (Jimmy Briand 58) ; 9-Lisandro López, 10-Honorato Campos Ederson (Yoann Gourcuff 71)

APOEL Nicosia: 22-Dionisis Chiotis; 4-Kaká, 3-Paulo Gomes, 98-William Boaventura, 7-Savvas Poursaitidis; 23-Helio Pinto, 26-Nuno Morais, 11-Ivan Trickovski, 10-Costas Charalambides; 8-Aílton Almeida (Esteban Solari 67), 31-Hélder Sousa (Marcinho 72)

Posted on Februari 15, 2012, in Olahraga, Sepakbola. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: