Mobil Tabrak Pohon, Tiga Orang Tewas

Taufiqurrahman/K17-11 Mobil Toyota Avanza yang dikendarai korban setelah menabrak pohon asam. Tiga korban yang masih satu keluarga tewas dalam kejadian, Ahad (19/02/2012).

SUMENEP, KOMPAS.com — Kecelakaan maut terjadi di Desa Kaduara Timur, Kecamatan Peragaan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu  (19/02/2012) dini hari. Tiga korban tewas dan tiga orang lainnya selamat.

Korban tewas adalah Ibnu Hajar, anggota Kodim 0827 Sumenep; Suhartatik, istri Ibnu Hajar; dan Muawi, ayah Ibnu Hajar. Suhartatik bersama Muawi langsung tewas di tempat kejadian, sedangkan Ibnu Hajar meninggal setelah menjalani perawatan di Puskesmas Peragaan, Sumenep. Adapun korban selamat, yakni Sunani bersama kedua anak Ibnu Hajar. Jenazah kedua korban bersama korban selamat langsung dibawa pulang ke rumahnya di Desa Kebunan, Kecamatan Kota Sumenep. Sementara Ibnu Hajar masih dirawat di Puskesmas Peragaan karena dimungkinkan masih diselamatkan. Namun, pada pukul 05.45, nyawa Ibnu Hajar tidak tertolong dan langsung dipulangkan ke rumahnya.

Kejadian itu berlangsung setelah rombongan keluarga ini pulang dari Magelang, Jawa Tengah, untuk menghadiri acara pelantikan anak Ibnu Hajar yang baru lulus menjadi anggota TNI, Sabtu (18/02/2012) . Mobil Toyota Avanza bernomor polisi M 1058 VA yang dikendarai rombongan langsung pulang menuju Sumenep. Begitu sampai di sekitar Desa Kaduara Timur, Sumenep, mobil yang disetir Ibnu Hajar menghantam pohon asam. ”Kemungkinan sopirnya mengantuk karena tidak ada rintangan apa pun, baik dari arah timur maupun dari arah barat,” kata Pusadin, warga sekitar tempat kejadian.

Saat kejadian, tidak satu pun warga sekitar yang mengetahui kejadian. Hanya mobil yang kebetulan lewat yang memberi kabar kepada warga sekitar. ”Kami bersama warga lainnya langsung menolong korban. Namun, dua orang sudah meninggal,” tambah Pusadin.

Kondisi mobil berwarna hitam itu mengalami ringsek di bagian depan. Kondisi kedua jenazah di dalam mobil dalam keadaan terjepit. Kondisi Suhartatik, istri Ibnu Hajar, paling sulit untuk dikeluarkan dari dalam mobil. ”Ada dua anak kecil dan tidak mengalami luka yang bisa diselamatkan,” ungkap Pusadin.

Minggu pagi, mobil sewaan yang dikendarai rombongan dipindahkan menggunakan mobil derek. Beberapa anggota Kodim 0827 dan Polisi Militer Sumenep tampak berjaga-jaga di lokasi kejadian. Kejadian yang berlokasi di pintu masuk Kabupaten Sumenep ini menjadi tontonan pengendara yang lewat.

Posted on Februari 19, 2012, in Local News, National News. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: