Tertimbun Salju, Pangeran Belanda Koma Permanen

INNSBRUCK – Tim dokter yang merawat Pangeran Belanda, Johan Frisco lataran terkubur longsoran salju di Pegunungan Alpen minggu lalu untuk pertama kalinya mengumumkan kondisi sang pangeran Jumat (24/2). Sebagaimana dikutip AFP, Pangeran berusia 43 tahun yang merupakan putra kedua Ratu Beatrix tersebut dinyatakan kemungkinan besar tidak akan pernah bangun dari komanya.

Dokter Wolfgang Koller yang merwat Frisco di sebuah rumah sakit di kota Innsbruck, Austria, menyatakan bahwa kerusakan otak yang dialami sang pangeran sudah terlampau parah. Hal ini dikarenakan otaknya sama sekali tidak mendapat pasokan oksigen ketika terperangkap dalam tumpukan salju.

Frisco, yang sudah dicoret dari daftar putra mahkota Belanda setelah menikahi Mabel Wisse Smit tanpa restu dari keluarga kerajaan, terkubur selama lebih dari 20 menit ketika longsoran salju menimpa dirinya bersama seorang teman ketika bermain ski di resort mewah Lech di Provinsi Vorarlberg, Jumat (17/2) minggu lalu. Saat itu para anggota kerajaan Belanda memang tengah menikmati liburan disana.

Teman sang pangeran berhasil dievakuasi tim penyelamat dalam waktu singkat. Tapi tidak demikian dengan Frisco. Akibatnya, Frisco saat ditemukan sudah mengalami serangan jantung. Dibutuhkan sampai 50 menit bagi tim medis untuk memberinya pernapasan buatan sampai akhirnya denyut nadinya dirasakan kembali.

“Kami awalnya mengharapkan kondisi hiportemia yang diderita Frisco akan setidaknya membantu menjaga kondisi otaknya, tapi nyatanya itu tidak terjadi,” ungkap Koller. Dia menambahkan penyembuhan Frisco akan berlangsung bertahun-tahun seandainya dia bisa terbangun dari komannya.

Ratu Beatrix yang kini berumur 74 tahun dan istri Frisco, Mabel, dilaporkan dengan setia menemani Frisco selama perawatannya. Pangeran Willem-Alexander yang akan menggantikan sang ratu saat beliau mangkat juga sering terlihat mengunjungi rumah sakit beserta istrinya Maxima dan sang adik bungsu Pangeran Constantijn dan istrinya, Putri Laurentien.

Dokter Koller, mengungkapkan keluarga kerajaan akan mengambil keputusan lebih lanjut mengenai bentuk pengobatan dan rehabilitasi yang akan diterima pangeran Frisco.

Posted on Februari 26, 2012, in Europe, International News. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: